Rabu, 02 Juni 2010

Jenis dan Karakteristik !!!

Nancy Ann Tappe, ialah orang pertama yang mengidentifikasikan dan menulis tentang fenomena indigo dalam b uku Understanding Your Life Through Color. Dalam sebuah wawancaranya dengan Jan Tober ia menyebutkan bahwa terdapat empat jenis Indigo, dan masing-masingnya memiliki sebuah tujuan :

I. HUMANIS

Pertama terdapat Indigo humanis yang akan bekerja dengan orang banyak. Mereka adalah para dokter, pengacara, guru, tenaga penjual, pebisnis, dan politikus masa depan. Mereka akan melayani orang banyak, dan mereka hiperaktif. Mereka luar biasa suka bergaul. Mereka akan bicara kepada siapa saja, kapan saja, ramah, dan mereka memiliki pendapat yang sangat kuat. Mereka juga kikuk dengan tubuh mereka.

II. KONSEPTUAL

Indigo konseptual lebih tertuju pad proyek daripada orang. Mereka akan menjadi para insinyur, arsitek, desainer, astronot, pilot, dan perwira militermasa ddepan. Tubuh mereka tidak kikuk, dan mereka sangat atletis sebagai anak-anak. Mereka memiliki, masalah pengendalian, dan orang yang mereka coba kendalikan paling banyak adalah ibu mereka, jika mereka adalah anak laki-laki. Anak perempuan mencoba mengendalikan ayah mereka. Jika mereka tidak melakukannya, itu adalah sebuah masalah besar. Indigo jenis ini memiliki kecenderungan terhadap kecanduan khususnya narkoba pada usia belasan tahu.

III. SENIMAN

Indigo ini jauh lebih peka dan seringkali lebih kecil ukurannya, meskipun tidak selalu. Mereka lebih tertuju pada seni. Mereka kreatif, dan akan menjadi para guru dan seniman masa depan. Apa saja yang mereka masuki, mereka akan berada pada sisi kreatifnya.

IV. INTERDIMENSIONAL

Jenis yang keempat ialah Indigo Interdimensional. Mereka lebih besar daripada semua indigo lainnya, dan pada usia 1 atau 2 tahun kita tidak bisa memberitahu apapun kepada mereka. Mereka berkata “aku tahu itu. Aku dapat melakukannya. Tinggalkan aku.” Mereka adalah orang yang akan membawa filosofi dan agama baru ke dunia. Mereka bisa menjadi penggerak karena mereka jauh lebih besar dan karena mereka tidak bisa menyesuaikan diri seperti ketiga tipe lainnya.

Dikutip dari: buku The INDIGO Children

Apakah Anak Indigo Itu???

Pertama definisinya, anak indigo adalah anak yang menunjukan seperangkat atribut psikologis baru dan luar biasa, serta menunjukan sebuah pola perilaku yang pada umumnya tidak didokumentasikan sebelumnbya.

Inilah 10 ciri yang paling umum dari anak-anak indigo :

1. Mereka memasuki dunia dengan perasaan keningratan (dan sering kali bertindak seperti itu).

2. Mereka memiliki perasaan “pantas berads disini”, dan terkejut bila orang lain tidak berpandangan seperti itu.

3. Harga diri bukanlah persoalan besar. Mereka sering memberitahu orangtua tentang “siapa diri mereka”.

4. Mereka memiliki kesulitan dengan otoritas absolut (otoritas tanpa penjelasan atau pilihan).

5. Mereka benar-benar tidak akan melakukan hal-hal tertentu; sebagai contoh, menunggu di antrean sulit bagi mereka.

6. Mereka merasa frustasi dengan sistem yang berorientasi pada ritual dan tidak memerlukan pemikiran kreatif.

7. Mereka sering melihat cara-cara yang lebih baik dalam melakukan segala sesuatu, baik dirumah maupun disekolah, yang membuat mereka tampak seperti “perusak sistem” (tidak patuh pada sistemapapun).

8. Mereka tampak antisosial kecuali bila mereka berada bersama dengan orang-orang yang sejenis dengan mereka. Jika tidak ada orang lain dengan kesadaran yang sama di sekitar mereka, mereka sering berpaling ke dalam diri, merasa seperti tidak ada orang yang memahami mereka. Sekolah sering kali menjadi luar biasa sulit bagi mereka secara sosial.

9. Mereka tidak akan beraksi terhadap disiplin “rasa bersalah” (“tunggu sampai ayahmu pulang dan mengetahui apa yang telah kamu lakukan”).

10. Mereka tidak malu memberitahu anda tentang apa yang mereka butuhkan.



Dikutip dari: buku The INDIGO Children

Jumat, 01 Januari 2010

Hilangkan Kebiasaan Burukmu Yang Suka Menunda Pekerjaan

Tidak mudah memang menumbuhkan semangat untuk mengerjakan tugas-tugas (tugas sekolah, kuliah, rumah, dan kantor), apalagi kalau melihat banyaknya tugas menumpuk yang menunggu kita. Berbagai alasan pasti akan muncul dari otak kita untuk menunda mengerjakannya, mulai dari tidak ada mood mengerjakan, bingung, tidak tahu harus mulai dari mana, takut salah, dan berbagai macam alasan lain yang saya yakin kamu pasti lebih tahu :)

Sebenarnya kadang kita mencari hal positif yang kita buat-buat agar lebih santai menunda mengerjakan tugas kita, seperti bisa bermain dulu, atau mungkin bermalas-malasan dulu, namun sebenarnya hal seperti itu tidak benar-benar positif untuk kita, karena memulai mengerjakanlah yang sesungguhnya dapat membawa hal positif untuk kita.

Cobalah untuk mulai membuat ruang kerja kamu jadi senyaman mungkin, dan coba jauhkan dulu hal-hal yang dapat mengganggu kelangsungan kerjamu. Paling tidak kalau kita nyaman dengan ruang dimana kita mengerjakan tugas itu, kita bisa berlama-lama dan lebih konsentrasi lagi kan mengerjakannya. Mulailah dari mengerjakan tugas yang menurutmu mudah, sehingga kamu tidak kaget saat langsung menghadapi tugas yang sulit, karena kadang jika mengalami situasi seperti itu semangat mengerjakan tugasmu akan hilang kembali. Selain itu kamu juga tidak perlu merasa takut salah yang berlebihan, karena kesalahan dalam mengerjakan juga merupakan bagian dari proses untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

Jadi mulailah dari sekarang untuk tidak menunda-nunda mengerjakan tugas-tugasmu, jika tugas sudah selelsai kan waktu kita untuk bersantai dan mengerjakan hal lain akan lebih leluasa.

Coba Untuk Lebih Bersikap Sopan Santun Ya !!!

Sopan Santun ???
Sopan santun menurut saya ialah bagaimana cara seseorang bersikap atau bertingkah laku terhadap orang lain dengan penuh rasa hormat dan menghargai. Sebagai pribadi yang baik, sopan santun jelas sangat diperlukan dalam segala hal. Ajaran tentang sopan santun, sebaiknya diberikaan sejak dini pada anak, agar kelak ketika si anak telah dewasa ia sudah terbiasa untuk selalu bersikap sopan santun terhadap orang lain.

Dimana saja kita harus bersikap sopan ???
Di setiap tempat dan waktu sebisa mungkin kita harus bersikap sopan terhadap orang lain. Contoh saja, ketika kita sedang berbicara dengan orang tua sebaiknya kita bersikap sopan dengan cara seperti, berbicara halus, tidak berucap dengan nada tinggi (membentak), dan memperhatikan lawan bicara kita, sehingga cap-cap sebagai orang yang tidak tahu aturan dan tidak punya etika tidak akan menempel pada kita. Contoh kecil lain ialah, saat ada orang yang bertanya alamat pada kita, maka bersikap ramahlah kita walaupun sebelumnya kita tidak mengenal orang itu. Sebaliknya juga jika kita menjadi orang yang bertanya alamat pada orang lain, apabila kita bertanya dengan sopan maka orang lain pun akan lebih senang membantu kita.
Bersikap penuh dengan sopan santun jelas mempunyai banyak manfaat baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Manfaat untuk diri sendiri ialah menjadikan kita sebagai pribadi baik yang bisa menempatkan diri dalam berbagai suasana. Selain itu jika kita bersikap sopan dan santun pada orang lain, maka besar kemungkinan mereka juga akan bersikap sopan pada kita, menyenangkan kan ???
Sementara manfaat yang akan dirasakan orang lain adalah akan meningkatnya rasa harga diri mereka karena mereka merasa dihargai dan dihormati jika kita bersikap sopan terhadap mereka.