Jumat, 01 Januari 2010

Hilangkan Kebiasaan Burukmu Yang Suka Menunda Pekerjaan

Tidak mudah memang menumbuhkan semangat untuk mengerjakan tugas-tugas (tugas sekolah, kuliah, rumah, dan kantor), apalagi kalau melihat banyaknya tugas menumpuk yang menunggu kita. Berbagai alasan pasti akan muncul dari otak kita untuk menunda mengerjakannya, mulai dari tidak ada mood mengerjakan, bingung, tidak tahu harus mulai dari mana, takut salah, dan berbagai macam alasan lain yang saya yakin kamu pasti lebih tahu :)

Sebenarnya kadang kita mencari hal positif yang kita buat-buat agar lebih santai menunda mengerjakan tugas kita, seperti bisa bermain dulu, atau mungkin bermalas-malasan dulu, namun sebenarnya hal seperti itu tidak benar-benar positif untuk kita, karena memulai mengerjakanlah yang sesungguhnya dapat membawa hal positif untuk kita.

Cobalah untuk mulai membuat ruang kerja kamu jadi senyaman mungkin, dan coba jauhkan dulu hal-hal yang dapat mengganggu kelangsungan kerjamu. Paling tidak kalau kita nyaman dengan ruang dimana kita mengerjakan tugas itu, kita bisa berlama-lama dan lebih konsentrasi lagi kan mengerjakannya. Mulailah dari mengerjakan tugas yang menurutmu mudah, sehingga kamu tidak kaget saat langsung menghadapi tugas yang sulit, karena kadang jika mengalami situasi seperti itu semangat mengerjakan tugasmu akan hilang kembali. Selain itu kamu juga tidak perlu merasa takut salah yang berlebihan, karena kesalahan dalam mengerjakan juga merupakan bagian dari proses untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

Jadi mulailah dari sekarang untuk tidak menunda-nunda mengerjakan tugas-tugasmu, jika tugas sudah selelsai kan waktu kita untuk bersantai dan mengerjakan hal lain akan lebih leluasa.

Coba Untuk Lebih Bersikap Sopan Santun Ya !!!

Sopan Santun ???
Sopan santun menurut saya ialah bagaimana cara seseorang bersikap atau bertingkah laku terhadap orang lain dengan penuh rasa hormat dan menghargai. Sebagai pribadi yang baik, sopan santun jelas sangat diperlukan dalam segala hal. Ajaran tentang sopan santun, sebaiknya diberikaan sejak dini pada anak, agar kelak ketika si anak telah dewasa ia sudah terbiasa untuk selalu bersikap sopan santun terhadap orang lain.

Dimana saja kita harus bersikap sopan ???
Di setiap tempat dan waktu sebisa mungkin kita harus bersikap sopan terhadap orang lain. Contoh saja, ketika kita sedang berbicara dengan orang tua sebaiknya kita bersikap sopan dengan cara seperti, berbicara halus, tidak berucap dengan nada tinggi (membentak), dan memperhatikan lawan bicara kita, sehingga cap-cap sebagai orang yang tidak tahu aturan dan tidak punya etika tidak akan menempel pada kita. Contoh kecil lain ialah, saat ada orang yang bertanya alamat pada kita, maka bersikap ramahlah kita walaupun sebelumnya kita tidak mengenal orang itu. Sebaliknya juga jika kita menjadi orang yang bertanya alamat pada orang lain, apabila kita bertanya dengan sopan maka orang lain pun akan lebih senang membantu kita.
Bersikap penuh dengan sopan santun jelas mempunyai banyak manfaat baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Manfaat untuk diri sendiri ialah menjadikan kita sebagai pribadi baik yang bisa menempatkan diri dalam berbagai suasana. Selain itu jika kita bersikap sopan dan santun pada orang lain, maka besar kemungkinan mereka juga akan bersikap sopan pada kita, menyenangkan kan ???
Sementara manfaat yang akan dirasakan orang lain adalah akan meningkatnya rasa harga diri mereka karena mereka merasa dihargai dan dihormati jika kita bersikap sopan terhadap mereka.

Senin, 21 Desember 2009

Hati-Hati dengan Mulutmu ya !!!

Bersikap jujur sebenarnya baik, hanya saja bagaimana kalau ungkapan jujur kita itu justru menyakiti orang lain? Pasti niat baik kita itu tidak akan sampai sesuai yang kita harapkan kan? Cobalah kamu mem-filter komentar-komentar kamu untuk orang lain, perhatikan cara penyampaianmu dan perhalus kata-kata yang digunakan. Selain itu kita juga perlu melihat dengan siapa kita bicara, situasi saat itu, dan belajar untuk berempati, karena salah-salah kamu justru akan melukai orang itu, seperti membuatnya merasakan hal-hal di bawah ini:

· Sakit Hai

Mungkin awalnya kamu ingin bersikap jujur, tapi tidak semua hal itu harus diungkapkan. Ada baiknya hal-hal yang sifatnya sensitif dan berbau masalah pribadi tidak perlu kamu ungkapkan secara langsung, kapalagi mengungkapkannya dengan serius.

· Jadi Tidak Percaya Diri

Semua orang jelas ingin tampil baik dimuka umum, jadi mengomentari masalah penampilan orang lain secara terbuka dimuka umum pasti akan menurunkan kepercayaan dirinya. Carilah cara unuk lebih halus mengungkapkannya. Mungkin saja niat awalmu ingin membantu, tapi malah menjatuhkan rasa percaya dirinya.

· Tidak Ada Gunanya

Terkadang ada beberapa komentar kamu yang tidak penting kamu ungkapkan kepada orang lain. Jadi pilahlah komentar kamu agar berguna dan membuat orang lain itu jadi lebih baik.

· Baca Situasi

Menjadi orang yang jujur dan terbuka tidak berarti dapat memberikan opini dengan sembarangan. Apalagi untuk membicarakan hal yang sensitif, kamu harus pandai membaca tempat dan situasi yang tepat sebelum mengatakannya.




Sumber : Seventeen Indonesia edisi September 2008

Serba-Serbi Cadel

Realita tentang anak-anak cadel memang sudah tidak asing lagi kita temui disekitar kita. Kebiasaan orang tua mengajarkan anak bicara seperti anak kecil sebenarnya bukan suatu hal yang benar. Banyak ahli-ahli yang menyatakan bahwa anak-anak lebih cepat menerima informasi, sehingga dikhawatirkan mereka akan menganggap bahwa cara bicara dan intonasi yang orang tua mereka ucapkan adalah cara bicara yang benar untuk mengucapkan kata-kata tersebut. Seperti disebutkan M&B Indonesia dalam tulisannya, faktor penyebab cedal ini salah satunya ialah karena faktor lingkungan, yakni kurangnya anak dalam berlatih mengucapkan suatu huruf tertentu dan koreksi si orang tua jika anak melakukan kesalahan.

Jika sejak dini anak sudah di deteksi cadel sebaiknya jangan dibiarkan karena hal ini bisa berlanjut hingga ia dewasa. Sebaiknya amati dan pantau terus perkembangan bicara anak, apakah ia cadel hanya pada huruf tertentu ataukah pelafalannya sangat tidak jelas sehingga apa yang dikatakannya tidak dapat dimengerti orang lain. Jadi mulailah memperbanyak latihan bicara pada anak, dan kalau perlu ajak anak untuk mengikuti terapi bicara.


Sumber : Mother&Baby Indonesia edisi Agustus 2009

Minggu, 20 Desember 2009

Cyber Bully ????

Bullying atau penindasan memang tidak hanya terjadi di dunia nyata. Internet sebagai salah satu sarana komunikasi yang bebas diakses semua orangpun kerap disalahgunakan untuk melakukuan tindakan bullying. Sering mendapat e-mail yang sifatnya mengejek atau komentar-komentar buruk tentang kamu di jejaring sosial seperti facebook, friendster, dan sebagainya jelas merupakan fakta bahwa kamu sudah menjadi korban bully. Jika keadaan seperti itu terus berlanjut, bahkan dengan frekuensi yang makin intens tentu hal itu akan membawa efek buruk untukmu, seperti menjadi parno atau merasa ketakutan tiap kali mengecek e-mail, menjadi depresi karena merasa diteror oleh pelaku yang tidak jelas kamu ketahui, atau bahkan membuat kamu menarik diri dari pergaulan dunia maya.

Dari pada efek bullying itu sampai menimpa kamu, lebih baik mencoba lakukan tips di bawah ini saat ada indikasi dari pihak lain yang coba mem-bully kamu :
• Delete profil si bully dan blokir dia dari daftar teman-teman profilmu.
• Saat mendapat e-mail atau komentar bernada bully, coba tenanglah dan jangan mudah terbawa emosi.
• Jangan tanggapi, karena dia juga pasti akan merasa bosan dan berhenti sendiri karena tidak mendapat respon dari kamu.
• Sebaiknya simpan semua bentuk cyber bully yang kamu alami, sebagai bukti jika kamu ingin meminta pertolongan karena kasus ini.

Jadi untuk kamu semua, lebih berhati-hatilah agar tidak menjadi korban bully.








Sumber : Girlfriend Indonesia edisi Februari 2009

Rabu, 16 Desember 2009

HOMESICK

Kadang kala benar juga kata kebanyakan orang bahwa, “kita baru menyadari sesuatu itu indah dan berharga ketika kita telah jauh bahkan kehilangan akan suatu hal itu”. Ungkapan diatas saya coba kaitkan dengan kenyataan, bahwa tanpa sadar rumah dimana kita lahir dan dibesarkan itu sesungguhnya sangat berarti dan berharga bagi kita. Seburuk apapun tempat (rumah) itu tergambarkan, namun kenangan, kehangatan, dan kebarsamaan didalamnya tidak akan pernah mampu terbayarkan oleh apapun. Namun seringkali kita justru menyadari hal itu ketika kita telah jauh dan meninggalkan rumah.

Bagi masyarakat kita masa-masa meninggalkan rumah adalah bukan suatu hal yang mudah. Namun, beberapa alasan seperti bekerja, bersekolah, ataupun menikah kerap menjadi faktor utama mereka untuk harus meninggalkan rumah. Homesick, ialah sebuah kata yang sering kita dengar dari seseorang yang sedang mengalami rasa kangen atau rindu berat dengan rumahnya. Individu yang mengalami homesick, menjadi terganggu aktifitas sehari-harinya, bahkan ada beberapa dari mereka yang benar-benar sampai mengalami sakit fisik karena perasaan kengen rumah akut ini. Keadaan sakit fisik seperti ini sebenarnya lebih disebabkan oleh pola makan dan istirahat kita yang terganggu (salah), yang merupakan efek dari perasaan homesick, karena sebenarnya sakit fisik itu bukan merupakan dampak langsung dari penderita homesick yang justru merasakan sakit pada pikiran dan perasaannya.
Mereka yang homesick kerap mengalami beberapa hal ini:
• menjadi lebih melankois dari sebelumnya (sering menangis tanpa alasan yang jelas),
• menjadi pemurung,
• tidak bersemangat,
• menjadi lebih sensitive,
• tidak nafsu makan, dan tidak bisa tidur.

Sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi perasaan homesick tersebut, paling mudah adalah dengan langsung menelfon dan berbincang lama dengan keluarganya dirumah, mencari makannan yang biasanya disediakan dirumah, dan yang paling jelas dapat mengobati rasa homesick ini adalah pulang kerumahnya.
Untuk meminimalisasi datangnya perasaan homesick ini, ada beberapa kiat yang bisa dilakukan:

1. jangan biasakan terlalu sibuk dan menenggelamkan diri dalam kegiatan sehari-hari,
2. hindari untuk menahan dan mengacuhkan perasaan kangen rumah yang tiba-tiba muncul,
3. walaupun jauh dari rumah, tetap jalin komunikasi yang hangat dengan keluarga, (baik melalui telfon,sms, dan atau beberapa cara komunikasi lain)
4. sesibuk apapun kita cobalah sempatkan waktu untuk pulang kerumah walau hanya beberapa hari, untuk menuntaskan kerinduan,
5. coba tumbuhkan perasaan bahwa kita meninggalkan rumah adalah untuk sesuatu yang baik, dan diharapkan mendapatkan sesuatu yang baik juga.


Setelah kita tahu tentang homesick ini diharapkan, penderita homesick bisa meminimalisasi perasaan ini.

By: Dhan ^.^

NOMOPHOBIA

Tidak bisa hidup sehari saja tanpa hp? Panik jika anda tak menemukan dimana hp anda, low bat. Cobalah hati-hati karena mungkin anda mengidap Nomophobia! Fobia yang satu ini sebenarnya kependekan dari “No-Mobile-Phone-Phobia”. Seseorang dikatakan memiliki Nomophobia jika dia selalu merasa resah atau takut berlebihan dengan kondisi tanpa hp. Misalnya saja jika hp-nya tertinggal, low bat, tanpa pulsa, atau bahkan tidak mendapat sinyal. Apakah anda termasuk dari beberapa kriteria diatas????

Seiring berkembangnya teknologi, kecenderungan kita akan hp jelas semakin meningkat. Hp yang kita punya jelas dapat memberi akse 24 jam nonstop untuk sesalu berhubungan dengan dunia luar dengan berbagai cara, SMS, MMS, Video Call, dan panggilan suara. Lewat hp anda dapat terus update kabar terbaru dari teman dan sanak saudara. Belum lagi kalau kita sedang membahas tentang jokes yang di forward teman, atau mungkin MMS cute kiriman pacar pasti akan membuat kita makin cinta dengan hp kita. Namun bagaimanapun juga namanya fobia tentu tidak saja itu tidak sehat. Hp itu jelas diciptakan untuk membantu kita, memudahkan kita menjalani beberapa hal, jadi jangan sampai kita berlebihan tergantung dengan hp kita. Sebaiknya mulailah anda untuk mengontrol gadget yang dimiliki.

Berikut beberapa alasan mengapa anda harus dapat menstop rasa ketergantungan berlebih terhadap hp :
• Anti Boros
Coba bayangkan berapa banyak rupiah yang anda keluarkan untuk mengisi pulsa tiap bulannya. Lantas bayangkan apa yang dapat anda beli dengan uang itu. Ingat banyak hal yang lebih bermanfaat yang bisa anda dapat dari uang itu.
• Cegah Kecelakaan
Riset menunjukkan, orang beresiko 4 kali lebih besar mengalami kecelakaan lalu lintas jika menyetir mobil sambil menelepon atau membaca dan mengetik SMS, karena fokus anda jadi tidak 100% lagi kejalanan di depan anda. Tidak ingin kan hal itu terjadi pada anda?
• Tahu Sopan Santun
Apa rasanya dicap sebagai orang yang tidak sopan karena lama mengangkat telpon dan mengacuhkan orang yang sedang berbicara disebelah anda? Tidak enak kan?
• Dah Kantung Mata
Sering terjaga hingga tengah malam untuk menelpon teman atau pacar anda, dan terbangun esok pagi dengan mata seperti panda (karena kantung mata yang muncul), pasti akan mengganggu penampilan anda kan.





Sumber : Seventeen Indonesia, edisi Juli 2009